Gubernur Jatim Resmikan Program Revitalisasi Sekolah di Tulungagung, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar
TULUNGAGUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi 48 lembaga pendidikan di wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan dengan total anggaran mencapai Rp46,9 miliar.
Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung, Kamis (14/5/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat program “Jatim Cerdas”.
Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung perkembangan pendidikan, khususnya sekolah penyelenggara program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan).
“Kehadiran saya ingin membangkitkan semangat kita semua terkait mutu, kualitas, serta prestasi siswa-siswa kita. Ini bukan simbol saja sebagai kepala daerah, tapi bagian dari komitmen mewujudkan program Jatim Cerdas,” ujar Khofifah.
Ia berharap Jawa Timur tidak hanya menjadi barometer prestasi nasional, tetapi juga menjadi barometer pendidikan nasional, terutama pada sektor pendidikan vokasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aris Agung Paewai menjelaskan revitalisasi menyasar 48 lembaga pendidikan dengan rincian 20 lembaga di Tulungagung, 11 di Trenggalek, dan 13 di Pacitan. Program tersebut juga mencakup Sekolah Luar Biasa (SLB) sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan inklusi.
“Revitalisasi ini bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, melainkan membangun ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas,” jelas Aris.
Ia menambahkan rehabilitasi meliputi ruang kelas, ruang praktik siswa, laboratorium, perpustakaan, toilet, ruang BK, UKS, ruang OSIS hingga tempat ibadah. Tujuannya agar sekolah menjadi lebih modern, bersih, sehat, dan aman bagi pertumbuhan karakter siswa.
Menurutnya, SMKN 1 Tulungagung menjadi satu-satunya SMK Agribisnis dan Agroteknologi di Jawa Timur dengan kompetensi unggulan mulai bidang tanaman, peternakan, perikanan hingga pengawasan mutu.
Selain itu, program SIKAP saat ini telah berjalan di 97 sekolah yang tersebar di tiga kabupaten, yakni 27 sekolah di Tulungagung, 24 sekolah di Trenggalek, dan 46 sekolah di Pacitan. ***
Editor : Mohammad Ali Ridlo