TULUNGAGUNG, iNews.id – Kemunculan buaya muara di kawasan Pantai Sidem, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, menggegerkan warga setempat. Masyarakat, khususnya wisatawan dan warga pesisir selatan, diminta meningkatkan kewaspadaan jika kembali melihat kemunculan satwa tersebut.
Komandan Pos Polairud BKO Polres Tulungagung, Aiptu Maryanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kemunculan buaya muara di pesisir selatan pada Senin (10/8/2026). Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan.
"Kemarin kami bersama Komandan Pos AL mendatangi Pantai Popoh atas kemunculan Buaya Muara di wilayah itu," kata Aiptu Maryanto, Selasa (11/8/2026).
Namun, saat petugas tiba di lokasi, buaya tersebut sudah kembali menghilang ke dalam perairan. Berdasarkan pengamatan dan informasi yang diterima, buaya muara tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter.
Maryanto menyebut, sejauh pemantauan, baru satu ekor buaya muara yang terlihat di kawasan pesisir selatan Tulungagung. Sebelumnya, satwa tersebut juga sempat terlihat oleh warga di Pantai Sidem.
"Saat muncul di Pantai Sidem itu sempat diketahui oleh warga setempat dan tidak lama setelahnya menghilang lagi," ungkapnya.
Kemunculan buaya muara di pesisir selatan Tulungagung bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan catatan petugas, kemunculan satwa tersebut telah terjadi sebanyak empat kali.
Kemunculan pertama tercatat pada 2004. Setelah itu, buaya muara kembali terlihat di Pantai Sine pada Juli 2026. Kemudian pada Agustus 2026, kemunculan kembali dilaporkan di Pantai Sidem dan Pantai Popoh.
Maryanto mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati buaya apabila kembali terlihat. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas agar dapat dilakukan pemantauan dan penanganan.
"Masyarakat kami imbau untuk berhati-hati dan jangan mendekat apabila mengetahui kemunculan Buaya Muara ini lagi," imbuhnya.
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
