Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 10.15 WIB.
“Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.
Sebelumnya, Mustofa dilaporkan hilang pada Selasa (19/5/2026) setelah diduga terpeleset dan terbawa arus Sungai Brantas saat mencari ikan mabuk di wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Operasi SAR tersebut melibatkan sedikitnya 46 personel gabungan dari Pos SAR Trenggalek, BPBD Tulungagung dan Kediri, serta unsur kepolisian setempat. ***
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
