Ritual Manten Tebu Jadi Penanda Pabrik Gula Modjopanggung Siap Masuk Musim Giling

Afif Nasrul
Pabrik Gula Modjopanggung Tulungagung menggelar tradisi ritual manten tebu, Sabtu (9/5/2026). (Foto: Afif Nasrul)

TULUNGAGUNG, iNews.id – Menjelang musim buka giling, Pabrik Gula (PG) Modjopanggung Tulungagung menggelar tradisi ritual manten tebu, Sabtu (9/5/2026). Tradisi yang sarat nilai budaya dan rasa syukur itu menjadi penanda kesiapan pabrik memasuki musim produksi gula tahun ini.

Prosesi diawali dengan selamatan dan doa bersama yang dihadiri Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Kepala Kantor Pusat PT Sinergi Gula Nusantara, serta jajaran Forkopimcam Kauman.

General Manager PG Modjopanggung, Sugiyanto menjelaskan, ritual manten tebu memiliki makna simbolis sebagai bentuk “perkawinan” antara petani tebu dengan pabrik gula demi terciptanya hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan.

“Tradisi ini merupakan tradisi mengawinkan antara boneka tebu dengan pabrik gula agar menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, beranak-pinak sehingga menghasilkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sugiyanto.

Editor : Mohammad Ali Ridlo

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network