Tulungagung, iNewsTulungagung.id – Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Tulungagung menunjukkan adanya peningkatan signifikan volume kendaraan, khususnya di kawasan perkotaan. Meski demikian, arus lalu lintas tetap terpantau lancar dan terkendali.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, mengungkapkan berdasarkan hasil analisa selama 13 hari operasi, jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 15 ribu unit per jam. Rinciannya terdiri dari sekitar 10 ribu kendaraan roda dua dan 5 ribu kendaraan roda empat.
“Volume tertinggi berada di ruas Jalan Patimura, dengan lebih dari 4 ribu kendaraan roda dua dan 2 ribu kendaraan roda empat per jam,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Sementara itu, di Jalan Panglima Sudirman tercatat lebih dari 3 ribu kendaraan roda dua dan 2 ribu kendaraan roda empat per jam. Sedangkan di Jalan Mayor Sujadi dan Ki Mangun Sarkoro, volume kendaraan mencapai lebih dari 2 ribu roda dua dan 1 ribu roda empat per jam.
Meski terjadi peningkatan, kepadatan lalu lintas dinilai masih terkendali. Penumpukan kendaraan hanya terjadi di titik tertentu, seperti Simpang Tiga Jetakan dan Simpang Empat Cuwiri, terutama pada sore hari.
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
