Wahyu Pratama Alamsyah Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Tulungagung Lewat PAW
TULUNGAGUNG, iNews.id – Wahyu Pratama Alamsyah resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), Kamis (23/7/2026).
Politisi Partai Demokrat tersebut menggantikan ayahnya, Sutomo, yang mengundurkan diri dari jabatannya karena kondisi kesehatan.
Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan berlangsung di Ruang Graha Wicaksana, Kantor DPRD Tulungagung. Dengan pelantikan tersebut, Wahyu akan melanjutkan sisa masa jabatan anggota DPRD periode 2024–2029.
Usai dilantik, Wahyu mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, kepercayaan sebagai wakil rakyat bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) VI Tulungagung.
"Pelantikan ini tentu menjadi kebahagiaan sekaligus amanah besar bagi saya. Saya siap membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat serta konstituen di Dapil VI," ujarnya.
Wahyu menjelaskan, mekanisme PAW ditempuh agar tugas dan fungsi DPRD tetap berjalan optimal. Ia mengatakan, kondisi kesehatan Sutomo yang menurun menjadi alasan utama pergantian tersebut.
"Karena kondisi kesehatan Bapak sudah memengaruhi pelaksanaan tugas sebagai anggota DPRD, maka mekanisme PAW menjadi solusi agar kinerja lembaga tetap berjalan dengan baik," katanya.
Ke depan, Wahyu menyatakan akan memprioritaskan persoalan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sejumlah sektor seperti konveksi, peternakan, dan perdagangan saat ini sedang menghadapi perlambatan, ditambah harga bahan baku yang terus meningkat sehingga membebani pelaku usaha.
Ia berkomitmen menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendorong kebijakan yang dapat memperkuat perekonomian masyarakat Tulungagung.
Sutomo sendiri merupakan anggota DPRD Tulungagung periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Demokrat. Ia memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan, kemudian posisinya digantikan oleh Wahyu Pratama Alamsyah melalui mekanisme PAW.
Editor : Mohammad Ali Ridlo