Puluhan Mahasiswa Segel Ruang Aspirasi DPRD Tulungagung, Protes Audiensi Batal Dua Kali
Mahasiswa menilai audiensi penting, terutama untuk membahas pengawasan DPRD terhadap pemerintah daerah, menyusul dua kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK di Tulungagung dalam waktu berdekatan.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kepegawaian DPRD Tulungagung, Sunu Wijayanto, mengatakan pihaknya menghargai aspirasi mahasiswa dan telah menjelaskan kondisi pimpinan yang sedang bertugas di luar kota.
“Surat audiensi sudah masuk, namun berbenturan dengan agenda yang sudah dijadwalkan di Badan Musyawarah,” jelasnya.
Ia menambahkan, DPRD akan segera menjadwalkan ulang audiensi setelah pimpinan kembali. Pihaknya juga terus melakukan pendekatan persuasif kepada mahasiswa, mengingat ruang aspirasi yang disegel merupakan fasilitas pelayanan publik.
“Kami berharap pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," imbuhnya. (*)
Editor : Mohammad Ali Ridlo