12 Kecamatan di Tulungagung Terjangkit PMK, Disnakeswan Perketat Pengawasan Ternak
TULUNGAGUNG, iNewsTulungagung.id – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Tulungagung, Jawa Tengah. Setelah sebelumnya sempat dinyatakan aman dan dicabut oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung, kini penyakit yang menyerang hewan ternak, khususnya sapi, kembali ditemukan di sejumlah wilayah.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani, menyebutkan bahwa hingga saat ini PMK telah terdeteksi di 12 kecamatan. Munculnya kembali wabah tersebut dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang terjadi pada pertengahan Januari 2026.
“Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab munculnya kembali PMK. Untuk itu kami terus melakukan upaya pencegahan melalui vaksinasi dan pemberian obat cacing pada hewan ternak,” ujar drh. Tutus Sumaryani, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, vaksinasi dan pengobatan telah dilakukan di tujuh wilayah kerja Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di Tulungagung. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka penularan sekaligus melindungi ternak milik warga.
Editor : Mohammad Ali Ridlo