Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, Ranperda Perubahan APBD 2026 akan segera dikirim ke Pemprov Jawa Timur untuk dievaluasi.
Dalam postur perubahan, pendapatan daerah turun dari Rp3,015 triliun menjadi Rp2,991 triliun. Sedangkan belanja meningkat dari Rp3,233 triliun menjadi Rp3,468 triliun, sehingga terjadi defisit Rp477,6 miliar.
Defisit tersebut akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp477,649 miliar. Baharudin menyebut, perubahan APBD telah diselaraskan dengan prioritas nasional dan provinsi, termasuk peningkatan pelayanan dasar, pembangunan ekonomi, infrastruktur, serta percepatan penurunan kemiskinan.
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
