Menurutnya, para pelaku kerap melancarkan aksinya pada waktu dini hari. Karena itu, pihak kepolisian mengimbau pemilik minimarket agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan.
“Sementara enam TKP kejadian pencurian tersebut diduga waktu rawan dan kondisinya sepi,” tutupnya.
Berdasarkan data kepolisian, enam minimarket yang dibobol tersebut berada di Desa Gedangan dengan kerugian sekitar Rp 21 juta, Desa Jeli Kecamatan Karangrejo dengan kerugian Rp 3 juta, Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu dengan kerugian Rp 33 juta, Desa Ringinpitu lokasi pertama dengan kerugian Rp 14 juta, Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru lokasi kedua dengan kerugian mencapai Rp 92,6 juta, serta Desa Kacangan Kecamatan Ngunut dengan kerugian sekitar Rp 14 juta.
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
