Bencana Hidrometeorologi Mengintai, Pemkab Tulungagung Gelar Apel Kesiapsiagaan
TULUNGAGUNG, iNews.id – Mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi selama musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi, Kamis (5/11/2026).
Sebanyak 855 personel gabungan disiagakan dalam kegiatan tersebut. Personel berasal dari BPBD, Damkar, Polri, TNI, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, PLN, PUPR serta unsur relawan.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan, seluruh personel telah disiapkan dan ditempatkan di sejumlah wilayah, meliputi kawasan timur, selatan, dan utara Tulungagung.
Menurutnya, sejumlah potensi bencana yang perlu diwaspadai meliputi banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.
Untuk mengantisipasi banjir di wilayah perkotaan, Pemkab Tulungagung juga telah melakukan normalisasi saluran air sejak Agustus lalu. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2026.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Achmad Mugiono menyebutkan, terdapat sembilan kecamatan yang masuk dalam peta rawan bencana, yakni Rejotangan, Kalidawir, Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, Gondang, Pagerwojo, Sendang, dan Pakel.
BPBD Tulungagung juga menyiagakan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) selama 24 jam untuk menerima laporan masyarakat dan melakukan koordinasi lintas sektor apabila terjadi bencana.
Selain itu, BPBD akan kembali mengaktifkan program desa siaga bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Editor: Mohammad Ali Ridlo