Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Peletakan Batu di Rel Wilayah Tulungagung

Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB
  • author Afif Nasrul
KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Peletakan Batu di Rel Wilayah Tulungagung
Kereta api sedang melintas. (Foto: Afif Nasrul)

TULUNGAGUNG, iNews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengecam keras aksi orang tidak dikenal (OTK) yang sengaja meletakkan batu di atas rel di wilayah Tulungagung. Aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan perjalanan kereta api, penumpang, maupun petugas.

Peristiwa terjadi pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 09.45 WIB di KM 147+7/9, petak jalan antara Stasiun Sumbergempol dan Stasiun Ngunut. Batu di atas rel pertama kali diketahui oleh masinis KA 302 (KA Barang Parcel Tengah).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa meletakkan benda asing di jalur rel merupakan tindakan berbahaya dan melanggar hukum.

“Kereta api adalah aset negara yang digunakan untuk kepentingan masyarakat luas. Tindakan meletakkan batu atau benda lain di atas rel bukan hanya merugikan KAI, tetapi juga mengancam keselamatan publik,” ujar Tohari, Senin (21/9/2026).

Setelah menerima laporan, petugas KAI Daop 7 Madiun langsung melakukan penanganan. Akibat kejadian tersebut, dua perjalanan kereta api sempat mengalami gangguan, termasuk Kereta Matarmaja.

KAI mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur kereta api. Masyarakat juga diminta segera melaporkan jika menemukan tindakan mencurigakan kepada petugas terdekat.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian masyarakat, kami optimis layanan transportasi massal berbasis rel dapat terus berjalan aman dan nyaman," imbuhnya.

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut