Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wagub Jatim Optimis Tulungagung Siap Uji Coba Reformasi JKN
Advertisement . Scroll to see content

110 Perwakilan Guru Tulungagung Gelar Aksi di DPR RI, Tuntut Kesetaraan Status

Selasa, 19 Mei 2026 | 13:29 WIB
  • author Afif Nasrul
110 Perwakilan Guru Tulungagung Gelar Aksi di DPR RI, Tuntut Kesetaraan Status
Rombongan perwakilan Guru Tulungagung berangkat menggunakan dua bus pariwisata. (Foto: Afif Nasrul)

TULUNGAGUNG, iNews.id — Sebanyak 110 perwakilan guru honorer sekolah swasta yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Tulungagung berangkat ke Jakarta untuk menggelar aksi di Gedung DPR RI pada Rabu (20/5/2026).

Aksi tersebut bertujuan menyuarakan tuntutan kesetaraan status dan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia tanpa adanya dikotomi antara guru negeri dan swasta.

Ketua PD PGSI Tulungagung sekaligus Koordinator Aksi, Nur Qomarudin, mengatakan selama ini masih terdapat anggapan bahwa guru honorer hanya ada di sekolah negeri. Padahal, guru di yayasan swasta juga menghadapi persoalan kesejahteraan dan status yang belum jelas.

“Harapannya guru di yayasan swasta juga mendapat kesetaraan dari sisi nasib dan kesejahteraan agar tidak ada lagi dikotomi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, saat ini status guru masih terpecah menjadi honorer swasta, PPPK paruh waktu, PPPK, dan lainnya. Karena itu, pihaknya berharap ada amandemen undang-undang agar seluruh tenaga pendidik masuk dalam satu sistem sebagai “guru Indonesia”.

Aksi tersebut diikuti gabungan 10 organisasi guru, kecuali PGRI. PGSI juga meminta pemerintah memberi perhatian lebih kepada guru swasta yang selama ini belum masuk database pemerintah sehingga harus bersaing melalui jalur umum.

Selain itu, pihaknya menegaskan rencana penghapusan guru honorer pada 2027 bukan berarti menghilangkan tenaga honorer, melainkan mengangkat guru yang sudah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sementara bagi guru yang belum masuk Dapodik, PGSI mendorong agar mengikuti sertifikasi supaya dapat diimpasing dan memperoleh kesempatan yang sama.

Diketahui, rombongan berangkat menggunakan dua bus pariwisata dari SPBU Terminal Gayatri Tulungagung dengan pengawalan aparat kepolisian menuju Gedung DPR RI. ***

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut