get app
inews
Aa Text
Read Next : Jamaah Al Khoiriyah Tulungagung Gelar Salat Id Lebih Awal, Berlangsung Aman dan Kondusif

Satlantas Polres Tulungagung Catat Volume Kendaraan Capai 15 Ribu per Jam Selama Ops Ketupat

Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:24 WIB
header img
Petugas kepolisian sedang mengatur kepadatan arus lalu lintas. (Foto: Afif Nasrul)

Tulungagung, iNewsTulungagung.id – Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Tulungagung menunjukkan adanya peningkatan signifikan volume kendaraan, khususnya di kawasan perkotaan. Meski demikian, arus lalu lintas tetap terpantau lancar dan terkendali.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila, mengungkapkan berdasarkan hasil analisa selama 13 hari operasi, jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 15 ribu unit per jam. Rinciannya terdiri dari sekitar 10 ribu kendaraan roda dua dan 5 ribu kendaraan roda empat.

“Volume tertinggi berada di ruas Jalan Patimura, dengan lebih dari 4 ribu kendaraan roda dua dan 2 ribu kendaraan roda empat per jam,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Sementara itu, di Jalan Panglima Sudirman tercatat lebih dari 3 ribu kendaraan roda dua dan 2 ribu kendaraan roda empat per jam. Sedangkan di Jalan Mayor Sujadi dan Ki Mangun Sarkoro, volume kendaraan mencapai lebih dari 2 ribu roda dua dan 1 ribu roda empat per jam.

Meski terjadi peningkatan, kepadatan lalu lintas dinilai masih terkendali. Penumpukan kendaraan hanya terjadi di titik tertentu, seperti Simpang Tiga Jetakan dan Simpang Empat Cuwiri, terutama pada sore hari.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polres Tulungagung melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk pengaturan langsung di lapangan serta penyesuaian durasi lampu lalu lintas bekerja sama dengan Dinas Perhubungan.

“Durasi lampu lalu lintas kami sesuaikan, misalnya di Simpang Tiga Jetakan ditambah menjadi 50 detik dan 35 detik, sementara dari arah utara dikurangi menjadi 25 detik,” jelasnya.

Langkah tersebut terbukti efektif dalam mengurai kepadatan, sehingga arus kendaraan tetap bergerak tanpa menimbulkan kemacetan berarti.

Di sisi lain, arus lalu lintas menuju kawasan wisata, khususnya di Jalur Lintas Selatan (JLS), terpantau relatif lenggang. Sejumlah destinasi seperti Pantai Gemah, Pantai Popoh, hingga Mulyosari tidak mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan selama libur Lebaran. ***

Editor : Mohammad Ali Ridlo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut