Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sopir Truk Tebu Ditemukan Meninggal di Area PG Mojopanggung, Polisi Selidiki Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Lokal di Tulungagung dan Blitar Alami Perbedaan Signifikan, Segini Perkilogramnya

Senin, 07 Oktober 2024 | 09:31 WIB
  • author Ridlo
Harga Kedelai Lokal di Tulungagung dan Blitar Alami Perbedaan Signifikan, Segini Perkilogramnya
Ilustrasi Kedelai Lokal. (pixabay)

Tulungagung, iNewsTulungagung.id – Harga kacang kedelai lokal di berbagai wilayah Jawa Timur hari ini Senin 7 Oktober 2024 menunjukkan variasi yang signifikan. 

Berdasarkan data yang dilansir dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, rata-rata harga kacang kedelai di wilayah ini tercatat sebesar Rp12.974 per kilogram. 

Namun, harga tertinggi dan terendah terjadi di dua wilayah yang berbeda, yaitu Kota Blitar dan Kabupaten Lumajang.

Di Kota Blitar, harga kedelai lokal mencapai puncaknya dengan Rp16.000 per kilogram, menjadi yang tertinggi di seluruh Jawa Timur. 

Sementara itu, di Kabupaten Tulungagung, harga kedelai tercatat sebesar Rp12.000 per kilogram, sedikit di bawah rata-rata provinsi. Di sisi lain, Kabupaten Lumajang mencatat harga terendah dengan hanya Rp8.000 per kilogram.

Beberapa wilayah lain di Jawa Timur juga mengalami harga yang cukup tinggi. Kabupaten Magetan berada di urutan kedua dengan harga Rp15.500 per kilogram, disusul Kabupaten Malang sebesar Rp15.250 per kilogram, dan beberapa kabupaten lain seperti Bojonegoro, Kediri, dan Situbondo yang sama-sama mencatatkan harga Rp15.000 per kilogram.

Perbedaan harga yang cukup signifikan ini menunjukkan adanya variasi permintaan dan ketersediaan stok di berbagai wilayah Jawa Timur. 

Meskipun demikian, harga kedelai di Tulungagung dan beberapa daerah lain masih berada dalam batas yang wajar dibandingkan dengan harga rata-rata provinsi.

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut