TULUNGAGUNG, iNews.id – Penataan kawasan depan Stasiun Tulungagung mulai dilakukan. Sejumlah ruko yang berdiri di depan stasiun kini dibongkar secara bertahap sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Manager Humas Daops 7 Madiun, Tohari, mengatakan pembongkaran dilakukan setelah proses pengosongan ruko yang telah berlangsung sejak awal Juli 2026. Para penyewa yang masa kontraknya berakhir diminta segera mengosongkan bangunan.
Menurutnya, lahan tersebut diusulkan untuk pengembangan area parkir serta penataan sarana dan prasarana penunjang di kawasan Stasiun Tulungagung. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pengajuan investasi kepada PT KAI sehingga belum dapat dijelaskan secara rinci.
“Masih berproses, jadi belum bisa kami sampaikan secara detail,” ujar Tohari, Senin (27/7/2026).
Ia menambahkan, tim aset Daops 7 Madiun hingga kini masih melakukan pendataan sebagai bagian dari proses penataan dan pengembangan kawasan.
“Sampai saat ini teman-teman aset masih melakukan pendataan,” katanya.
Tohari menegaskan, realisasi pembangunan fasilitas publik di kawasan Stasiun Tulungagung masih menunggu keputusan dari PT KAI. Apabila telah mendapat persetujuan, pengembangan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan serta mendukung penataan kawasan di sekitar stasiun.
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
