Anggota DPR Sarmuji Serahkan Bantuan Pertanian dan Beasiswa
BLITAR, iNews.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar sekaligus Anggota DPR dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur VI yang meliputi Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Tulungagung, dan Kediri, Sarmuji, kembali menemui masyarakat untuk menyerap sekaligus menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan warga.
Pertemuan bersama masyarakat tersebut berlangsung di Hotel Ilhami, Sabtu (21/8/2026). Dalam kesempatan itu, Sarmuji dengan didampingi Jairi anggota DPRD Provinsi dan Anik Wahjuningsih
menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat yang diterimanya sangat beragam, mulai dari kebutuhan sarana produksi pertanian, bantuan untuk rumah ibadah, hingga dukungan terhadap pengembangan kewirausahaan generasi muda.
Menurut Sarmuji, berbagai aspirasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugasnya sebagai wakil rakyat. Aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi diupayakan untuk dapat ditindaklanjuti melalui berbagai bentuk program dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Masyarakat bermacam-macam ya aspirasi masyarakat, mulai dari sarana produksi pertanian, mulai permohonan bantuan untuk rumah ibadah atau hal-hal yang lain, seperti pengembangan wirausahaan pemuda," ujar Sarmuji dalam kegiatan tersebut.
Ia mencontohkan salah satu bentuk aspirasi yang telah ditindaklanjuti adalah pengembangan kelompok tani pemuda di Kecamatan Wates. Saat berkunjung ke wilayah tersebut, Sarmuji melihat secara langsung pemanfaatan bantuan yang diberikan kepada kelompok tani untuk mengembangkan pertanian hidroponik, termasuk budidaya melon.
"Kapan hari saya ke Wates melihat peruntukan bantuan untuk kelompok tani pemuda menjadi hidroponik melon dan sebagainya. Banyak sekali aspirasi itu dan kita berusaha untuk menindaklanjuti aspirasi hari ini," katanya.
Sarmuji menegaskan, keberadaan program bantuan diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan semata. Lebih jauh, bantuan tersebut harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kemandirian ekonomi kelompok penerima.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah bantuan juga diserahkan kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan di antaranya beasiswa serta alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor berukuran besar yang diserahkan kepada kelompok tani.
"Kita serahkan beberapa bantuan, termasuk juga beasiswa, lalu kita serahkan alsintan berupa traktor besar pada kelompok tani," jelasnya.
Menurut Sarmuji, bantuan alsintan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani. Keberadaan traktor diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja petani, sekaligus mendukung peningkatan produksi pertanian.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan kelompok dan mampu memberikan dampak terhadap kesejahteraan para petani.
"Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik, bisa menambah produksi, terutama di sektor pertanian, dan bisa lebih menyejahterakan masyarakat, khususnya kaum tani," tuturnya.
Sarmuji juga menyampaikan bahwa bantuan serupa tidak hanya diberikan di satu wilayah. Program bantuan untuk masyarakat terus disalurkan di sejumlah daerah sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi yang diterima dari masyarakat di wilayah dapilnya.
Ketika ditanya mengenai jumlah bantuan yang diserahkan dalam kegiatan tersebut, Sarmuji menyebut terdapat tiga bantuan untuk wilayah setempat. Sementara di daerah lain juga terdapat bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
"Yang di sini tiga. Di tempat lain ada? Di sini tiga. Ya, di daerah sini tiga, di kabupaten tiga, di daerah lain juga masih ada," ungkapnya.
Selain menyerahkan bantuan, Sarmuji menekankan pentingnya memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung tanpa adanya pungutan biaya kepada masyarakat. Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila dalam proses penerimaan bantuan terdapat pihak yang meminta sejumlah uang atau melakukan pungutan.
"Tanpa demi biaya. Kalau ada yang mengutip biaya, tolong dilaporkan ke saya," tegas Sarmuji.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat harus diterima sesuai dengan ketentuan dan tidak boleh dibebani pungutan yang tidak semestinya.
Sarmuji berharap masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan secara bertanggung jawab. Khususnya bagi kelompok tani, bantuan alsintan diharapkan dapat digunakan secara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak petani.
Di sisi lain, dukungan terhadap kelompok tani pemuda melalui pengembangan hidroponik juga dinilai menjadi salah satu contoh bagaimana aspirasi masyarakat dapat diarahkan menjadi kegiatan produktif. Pengembangan pertanian berbasis teknologi tersebut diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian sekaligus menciptakan peluang usaha baru.
Dengan berbagai aspirasi yang terus disampaikan masyarakat, Sarmuji memastikan komunikasi dengan warga akan terus dilakukan. Aspirasi dari lapisan masyarakat, baik yang berkaitan dengan pertanian, pendidikan, keagamaan maupun pengembangan ekonomi dan kewirausahaan, akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan serta program yang tersedia.
Melalui penyerahan bantuan tersebut, Sarmuji berharap kehadiran program pemerintah dan dukungan kepada masyarakat dapat memberikan manfaat konkret, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas kesempatan pendidikan, serta mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat di daerah.
Editor : Mohammad Ali Ridlo