get app
inews
Aa Text
Read Next : Duka Mendalam, Warga Tulungagung Meninggal Dunia dalam Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

66 Penerima Manfaat MBG di Pakisrejo Rejotangan Diduga Keracunan, SPPG Ditutup Sementara

Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:29 WIB
header img
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo ditutup sementara. (Foto: Afif Nasrul)

TULUNGAGUNG, iNews.id – Sebanyak 66 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu makan siang pada Rabu (29/7/2026). 

Para korban mengalami gejala mual, muntah, dan diare sehingga sebagian harus mendapatkan penanganan medis.

Menu yang disajikan kepada para penerima manfaat saat itu terdiri dari nasi putih, daging masak kecap, sayur buncis dan tempe, jeruk, serta kerupuk.

Ketua Satgas MBG Kecamatan Rejotangan, Eko Sumaryono, mengatakan jumlah korban yang mengalami keluhan mencapai 66 orang. Rinciannya, 47 penerima manfaat dari Posyandu Pakisrejo, tiga orang dari SD Pakisrejo yang terdiri atas satu guru dan dua siswa, serta 16 orang dari sekolah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Banjarejo.

"Rinciannya 47 orang penerima manfaat di Posyandu Pakisrejo, tiga orang dari SD Pakisrejo terdiri dari satu guru dan dua siswa, serta 16 orang dari sekolah wilayah kerja Puskesmas Banjarejo," ujar Eko melalui sambungan telepon, Jumat (31/7/2026).

Eko mengaku informasi mengenai dugaan keracunan tersebut sempat tidak segera diterima oleh pihaknya. Menurutnya, ia memperoleh informasi dari perangkat desa setempat sehingga kejadian itu kemudian dilaporkan untuk ditindaklanjuti.

Sebagai langkah antisipasi, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo untuk sementara dihentikan sambil menunggu arahan dan informasi lebih lanjut dari pihak terkait.

"Saat ini ditutup sementara sambil menunggu informasi lebih lanjut," katanya.

Berdasarkan informasi terakhir, seluruh korban yang sebelumnya menjalani perawatan di Puskesmas Banjarejo dilaporkan dalam kondisi membaik.

Editor : Mohammad Ali Ridlo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut