get app
inews
Aa Text
Read Next : Mengapa "Ayah Wajib Hadir" Jadi Sorotan Harganas 2026 di Tulungagung? Ini Alasannya

Ribuan Relawan MBG Kepung Kantor Pemkab Tulungagung, Ternyata Ini Penyebabnya

Rabu, 01 Juli 2026 | 12:34 WIB
header img
Ribuan relawan program MBG menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab Tulungagung. (Foto: Afif Nasrul)

TULUNGAGUNG, iNews.id – Ribuan relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama petani, peternak, pemasok, dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar aksi damai di depan Kantor Pemkab Tulungagung, Selasa (30/6/2026). Mereka mendesak pemerintah segera mengaktifkan kembali operasional SPPG yang telah berhenti selama sekitar tiga pekan.

Aksi yang diikuti sekitar 4.000 orang itu dipicu penghentian sementara operasional SPPG yang dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Para peserta aksi mengaku banyak pihak mengalami kerugian, mulai dari petani, peternak, hingga relawan dapur yang kehilangan penghasilan.

Koordinator Forum Komunikasi Mitra SPPG Tulungagung, Rifqi Firmansyah, mengatakan penghentian sementara SPPG menyebabkan serapan hasil pertanian dan peternakan menurun. 

"Akibatnya, harga sejumlah komoditas ikut merosot, seperti ayam hidup yang disebut turun dari sekitar Rp23 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram, serta harga telur yang juga mengalami penurunan," ungkapnya.

Menurut Rifqi, saat program berjalan normal, MBG mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp120 miliar setiap bulan di Tulungagung. Sementara itu, penghentian operasional selama tiga pekan membuat mitra SPPG diperkirakan mengalami kerugian hingga sekitar Rp100 juta, ditambah relawan dapur yang tidak lagi menerima gaji.

Melalui aksi tersebut, para relawan meminta pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) segera membuka kembali operasional SPPG. Mereka juga menyatakan siap melakukan pembenahan sesuai arahan BGN, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun tata kelola administrasi, agar program MBG dapat kembali berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. ***

Editor : Mohammad Ali Ridlo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut