Korban Hanyut di Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kediri
TULUNGAGUNG, iNewsTulungagung.id – Tim SAR gabungan menemukan Mustofa (45), warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB di aliran Sungai Bandar, Kota Kediri, oleh relawan RAPI Kediri setelah dilakukan pencarian sejak sehari sebelumnya.
Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Trenggalek, Nuryono, mengatakan jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bhayangkara Kediri untuk penanganan lebih lanjut.
“Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Bhayangkara Kediri untuk penanganan lebih lanjut,” kata Nuryono, Rabu (20/5/2026).
Nuryono membenarkan korban yang ditemukan merupakan Mustofa, warga Desa Bendosari, Ngantru. Identifikasi dilakukan berdasarkan pakaian yang dikenakan korban sehari-hari serta tanda tahi lalat di bagian pelipis.
Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 10.15 WIB.
“Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.
Sebelumnya, Mustofa dilaporkan hilang pada Selasa (19/5/2026) setelah diduga terpeleset dan terbawa arus Sungai Brantas saat mencari ikan mabuk di wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Operasi SAR tersebut melibatkan sedikitnya 46 personel gabungan dari Pos SAR Trenggalek, BPBD Tulungagung dan Kediri, serta unsur kepolisian setempat. ***
Editor: Mohammad Ali Ridlo