get app
inews
Aa Text
Read Next : Langgar Marka, Bus Harapan Jaya Tabrak Truk di Tulungagung

LMP Tulungagung Gelar Aksi di Polres dan Cabdindik, Desak Audit Dana BOS hingga Evaluasi Pejabat

Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:19 WIB
header img
LMP Markas Cabang Tulungagung menggelar aksi unjuk rasa di dua titik. (Foto: Anang Agus Faisal)

TULUNGAGUNG, iNews.id – Organisasi masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung menggelar aksi unjuk rasa di dua titik, yakni di depan Markas Polres Tulungagung dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung-Trenggalek, Kamis (30/4/2026).

Aksi yang diikuti sekitar 100 peserta beserta simpatisan tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan persoalan tata kelola pendidikan, penanganan laporan masyarakat, serta tuntutan evaluasi terhadap sejumlah pejabat yang dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal.

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi dunia pendidikan di wilayah Tulungagung dan Trenggalek yang menurut pihaknya memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan pemangku kebijakan pendidikan.

“Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan meminta adanya langkah konkret terhadap berbagai persoalan yang kami nilai belum mendapat penanganan secara maksimal,” ujarnya dalam orasinya.

Dalam aksi di depan Polres Tulungagung, LMP menyampaikan lima tuntutan utama. Pertama, meminta Kapolres Tulungagung membuka kembali sejumlah kasus yang sebelumnya telah dilimpahkan ke Inspektorat melalui mekanisme gelar perkara khusus dengan menghadirkan seluruh pihak terkait.

Kedua, LMP meminta evaluasi terhadap pejabat yang menangani perkara tersebut. Ketiga, mereka mendesak pembentukan tim penyidik baru untuk melakukan investigasi dan penyelidikan atas pengaduan masyarakat dengan melibatkan perwakilan pelapor.

Keempat, LMP mendorong terciptanya sinergi antara kepolisian dengan unsur masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, media, dan elemen masyarakat lainnya agar isu-isu yang berkembang dapat dikomunikasikan secara terbuka.

Kelima, mereka meminta koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan dan audit terhadap dugaan penyimpangan serta penyalahgunaan dana BOS dan BPOPP di seluruh SMAN dan SMKN wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Sementara dalam aksi di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung-Trenggalek, LMP menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kepala sekolah yang dinilai bermasalah secara hukum.

Selain itu, mereka juga mendesak adanya langkah tegas dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur hingga pemerintah provinsi apabila tuntutan tersebut tidak segera ditindaklanjuti.

Menurut Hendri, momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi refleksi bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan meneguhkan kembali nilai-nilai luhur pendidikan nasional.

“Pendidikan harus kembali pada semangat keteladanan, integritas, dan tanggung jawab moral sebagaimana filosofi Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani,” katanya.

Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi dan pembacaan tuntutan secara terbuka. LMP berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait demi terciptanya tata kelola pendidikan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel di Tulungagung maupun Trenggalek.

Editor : Mohammad Ali Ridlo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut