Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Pengurus PAC PDIP Tulungagung Kembalikan Atribut Partai
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Tulungagung Tunggu Putusan Kemendagri Terkait Sengketa 13 Pulau

Senin, 23 Juni 2025 | 19:00 WIB
  • author Afif Nasrul
Bupati Tulungagung Tunggu Putusan Kemendagri Terkait Sengketa 13 Pulau
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo

Tulungagung, iNewsTulungagung.id — Sengketa wilayah atas 13 pulau antara Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek masih terus bergulir. 

Menanggapi polemik ini, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyatakan pihaknya memilih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan belum bersedia memberikan pernyataan lebih lanjut.

“Kami belum berani menyampaikan statement. Ditunggu yang terbaik,” ujar Gatut saat ditemui pada Senin (23/06/2025).

Menurut Gatut, persoalan batas wilayah yang melibatkan 13 pulau tersebut kini sedang dibahas secara intensif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kemendagri. 

Ia juga mengakui bahwa belum lama ini telah dilakukan pertemuan antara Gubernur Jawa Timur dengan Bupati Tulungagung dan Bupati Trenggalek untuk membahas isu tersebut.

“Kami sepakat akan menghargai apa pun hasilnya. Keputusan ada di Kemendagri, kami ngikut,” tegasnya.

Bupati Gatut juga menegaskan bahwa meski persoalan ini tengah ramai diberitakan, hubungan komunikasi antara dirinya dengan Bupati Trenggalek tetap berjalan dengan baik.

“Komunikasi dengan Bupati Trenggalek tetap baik-baik saja,” katanya.

Terkait kemungkinan 13 pulau tersebut dinyatakan masuk ke dalam wilayah administratif Tulungagung, Gatut enggan berspekulasi. Ia memilih menunggu proses yang tengah berjalan di Kemendagri.

“Masih menunggu. Tidak boleh berandai-andai. Putusan masih berproses,” tandasnya. (*)

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut