Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Pengurus PAC PDIP Tulungagung Kembalikan Atribut Partai
Advertisement . Scroll to see content

Angka Kematian DBD di Tulungagung Meningkat, 4 Anak Meninggal Dunia

Jum'at, 21 Februari 2025 | 13:16 WIB
  • author Afif Nasrul
Angka Kematian DBD di Tulungagung Meningkat, 4 Anak Meninggal Dunia
Petugas melakukan fogging untuk menekan penyebaran nyamuk Aedes aegypti

Tulungagung, iNewsTulungagung.id – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tulungagung mengalami peningkatan signifikan pada awal tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tulungagung, sejak Januari hingga Februari 2025, tercatat 198 kasus DBD dengan empat korban meninggal dunia, semuanya anak-anak.

Kabid Pengendalian dan Penularan Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Kusuma Wardhani, menyebutkan bahwa pada minggu ketujuh bulan Februari, angka kematian akibat DBD mencapai empat kasus.

"Jadi, sejak Januari hingga sekarang, total kasus DBD sebanyak 198 kasus, dengan empat orang meninggal dunia," ujar Desi, Jumat (21/02/2025).

Desi juga mengungkapkan bahwa tingkat penularan DBD tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan Penyelidikan Epidemiologi untuk menelusuri penyebab meningkatnya kasus dan angka kematian akibat DBD. Selain itu, audit terhadap kasus kematian juga akan dilakukan melalui prosedur yang berlaku.

"Secara medis, kami akan melakukan konsultasi dengan spesialis anak terkait penanganan pasien. Sementara secara non-medis, upaya pencegahan yang kami lakukan adalah fogging untuk menekan penyebaran nyamuk Aedes aegypti," jelasnya.

Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dengan menerapkan gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang) guna mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. (*)

Editor: Mohammad Ali Ridlo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut