TULUNGAGUNG, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berencana menaikkan insentif bagi guru madrasah diniyah (madin) untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik agama.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan jumlah guru madin penerima insentif terus bertambah. Dari sebelumnya 4.000 guru, kini meningkat menjadi 6.600 guru.
Saat ini, setiap guru madin menerima insentif sebesar Rp250.000 per tahun. Pemkab Tulungagung berencana menaikkan nominal tersebut menjadi Rp500.000 per tahun.
Sementara itu, Kabag Kesra Tulungagung, Makrus Manan, menyampaikan bahwa penambahan penerima insentif akan terus diupayakan. Selain menambah jumlah penerima, pemerintah daerah juga merencanakan kenaikan nominal insentif pada tahun depan.
Total anggaran yang dialokasikan untuk insentif guru madin mencapai Rp1,7 miliar. Pemkab Tulungagung mengklaim anggaran tersebut telah menjangkau seluruh guru madin di daerah setempat.
Terkait beasiswa santri, Makrus mengatakan pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membahas program tersebut.
Editor : Mohammad Ali Ridlo
Artikel Terkait
